Yoshinaga Hiroko memang fan berat AKB48, sementara Urayama Minoru yang diam-diam menyukainya tak terlalu peduli sama grup idola itu—meski wajahnya cantik sampai bikin cewek‑cewek lain iri. Karena teman‑temannya menanamkan ide bahwa Hiroko bakal pergi kencan, Minoru memutuskan mengintipnya ke konser AKB48, dan tanpa sengaja menemukan sebuah pass di lantai belakang panggung yang membawanya masuk ke area backstage, di mana ia terus‑menerus terjebak dalam situasi “beruntung” yang bikin ia terasa seperti pervert di antara para anggota bintang AKB. Dikejar-kejar dan dituduh pervert, kesan Minoru terhadap mereka makin buruk, sampai pada saat ia duduk di kursi penonton dan konser dimulai—sialnya, dia terkejut setengah mati: “Apakah mereka memang gadis‑gadis yang tadi kutemu?” Hiroko yang kebetulan melihat Minoru akhirnya mengungkapkan bahwa ia bukan sedang kencan, melainkan sekadar mencintai grup itu. Ia curhat bahwa sejak dulu ia selalu bermimpi bersinar di atas panggung seperti para idol, meski rasa tidak percaya diri selalu menggelayuti, namun keinginan itu tak pernah padam. Ia bertekad menjadikan audisi berikutnya sebagai audisi terakhir—setelah itu ia akan menyerah. Mendengar hal itu, Minoru memutuskan akan membantu Hiroko sekuat tenaga, bahkan bila harus ikut serta sebagai “gadis” pula. Dengan menyamar sebagai Urakawa Minori, ia membantu Hiroko lolos audisi, namun tanpa sengaja dirinya juga lolos. Dari situlah perjalanan Hiroko dan Minoru sebagai idol AKB48 pun resmi dimulai.
Bookmark
Status Completed
Type Manga
Released 2010
Author Motoazabu Factory
Artist Miyajima Reiji
Posted By
Posted On
Updated On
Views ?




