Akuyaku Reijou wa Slow Life o Enjoy Shitai!: Yatto Kon’yaku Hakisareta no ni, Daini Ouji ga Meccha Stalker Shitekurun desu kedo
Bookmark
7
Status Ongoing
Type Manga
Released 2024
Author Amamiya Ren
Artist Umeboshi Ayame
Posted By
Posted On
Updated On
Views ?

Akuyaku Reijou wa Slow Life o Enjoy Shitai!: Yatto Kon’yaku Hakisareta no ni, Daini Ouji ga Meccha Stalker Shitekurun desu kedo

悪役令嬢はスローライフをエンジョイしたい!, 悪役令嬢はスローライフをエンジョイしたい!~やっと婚約破棄されたのに、第二王子がめっちゃストーカーしてくるんですけど…~, Akuyaku Reijou wa Slow Life o Enjoy Shitai!, Akuyaku Reijou wa Slow Life wo Enjoy Shitai!: Yatto Kon'yaku Hakisareta no ni, Daini Ouji ga Meccha Stalker Shitekurun desu kedo, Akuyaku Reijou wa Slow Life o Enjoy Shitai!: Yatto Kon'yaku Hakisareta no ni, Daini Ouji ga Meccha Stalker Shitekurun desu kedo, The Villainess Wants to Enjoy a Slow Life!, The Villainess Wants to Enjoy a Slow Life!: I Finally Got My Engagement Broken off, but the Second Prince Is Stalking Me Like Crazy..., The Villainess Wants a Slow Life, but the Second Prince Won't Leave Her Alone!, Nữ phản diện muốn tận hưởng cuộc sống nhàn nhã!, Nữ phản diện muốn tận hưởng cuộc sống nhàn nhã!: Vừa bị huỷ hôn, nhưng thái tử thứ hai lại liên tục đeo bám tôi, Akuyaku Reijō wa Slow Life o Enjoy Shitai!~ Yatto Kon'yaku Haki sa Reta no ni, Dainiōji ga Metcha Sutōkā Shite Kurun desu Kedo…~

Sinopsis Akuyaku Reijou wa Slow Life o Enjoy Shitai!: Yatto Kon’yaku Hakisareta no ni, Daini Ouji ga Meccha Stalker Shitekurun desu kedo

“Aku putuskan pertunangan denganmu!” teriakan sang Pangeran Mahkota menggema di panggung kelulusan, menampar Sylvie yang memang dikenal sebagai putri antagonis. Sylvie menanggapi dengan senyum lebar, “Ya! Aku terima dengan senang hati! Aku terima dengan senang hati!”—senyum itu seakan menandakan kepuasan yang tak terhingga. Tak lama kemudian, ia dituduh mengintimidasi pacar sang pangeran, namun Sylvie menepis tuduhan itu dengan alibi yang brilian: “Aku sedang menggali lobak di ruang bawah tanah.” Dengan uang hasil perburuan dan lisensi petualang S‑class yang kini berada di tangannya, Sylvie memutuskan berpindah ke sebuah pertanian, bersiap menapaki kehidupan santai yang selama ini ia impikan—hidup lambat, tanpa tanding, penuh kedamaian. Sialnya, tepat ketika ia mulai menikmati hidup baru itu, muncul sang Pangeran Kedua, saudara mantan tunangannya, yang menilai Sylvie sebagai ancaman berbahaya yang ingin membalas dendam pada keluarga kerajaan. Ia pun tak henti‑hentinya menginap di rumah untuk mengawasi setiap langkah Sylvie.