Conviction, VRMMO terbesar di dunia, hampir menjadi dunia kedua bagi umat manusia. Game ini bahkan menyatu dengan ekonomi nyata, sehingga korporasi maupun orang biasa berlomba‑lomba menumpuk kekayaan lewatnya. Di dalamnya, Nie Yan hanya mengandalkan Level 180‑nya sebagai Thief—bisa dibilang ia hampir tak masuk dalam jajaran elite, namun itulah satu‑satunya hal yang masih bisa ia banggakan. Sialnya, di dunia nyata ia hidup dalam kemiskinan, tak mampu melangkah maju, semua karena musuh ayahnya yang menjeratnya dalam bayang‑bayang dendam. Tanpa uang receh yang ia dapat dari menjual barang‑barang di Conviction, ia hampir tak mampu mengisi perut. Akhirnya, dengan tekad membara, ia memutuskan menyelesaikan urusan itu sekali untuk selamanya: membunuh musuh ayahnya, namun dalam pelarian ia tertembak dan terkulai sekarat. Tak disangka, cerita belum usai. Beberapa detik kemudian ia terbangun, menyadari dirinya kembali menjadi dirinya yang dulu, lengkap dengan ingatan akan semua kejadian yang akan datang. Dengan pengetahuan itu, ia bertekad menata kembali hidupnya, menulis takdir baru yang belum pernah terbayangkan.
Warna
Bookmark




